Telekomunikasi di Jepang

Telekomunikasi di Jepang

Di Jepang untuk komunikasi digunakan telepon, telegraf, pos dan komunikasi data digital seperti komputer dan mobile phone umum digunakan.

Telepon Umum

Di Jepang telepon umum banyak terdapat di mana-mana baik di stasiun, pusat pembelanjaan, terminal dan sebagainya. Ada du jenis telepon umum di Jepang yaitu telepon umum berwarna hijau dipergunakan untuk telepon lokal dan telepon umum berwarna silver yang dilengkapi dengan data digital dipergunakan untuk telepon internasional. Telepon umum digital dilengkapi dengan modular jack terminal dimana portable terminal equipment seperti komputer, data terminal HP dapat digunakan untuk mentransmisi data.

Pelayanan Pos

Pos Jepang telah berganti nama menjadi Japan Post Network setelah perusahaan tersebut go public. Pos melayani pengumpulan, sorting dan pengiriman barang-barang pos. Pos Jepang tidak hanya melayani surat tetapi juga pembayaran tagihan, tabungan dan asuransi. Pos biasanya buka setiap hari Senin sampai Jum’at dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore.

Selain pelanggan bisa datang langsung ke kantor pos untuk mengirim surat, terdapat juga kotak pos. Kotak pos di Jepang sedikit berbeda dengan kotak pos di Indonesia. Kotak pos di Jepang memiliki dua tempat memasukkan surat yaitu untuk surat-surat domestik, kartu pos dan satu lagi untuk surat-surat ekspres, internasional, elektronik dan surat yang ukurannya tidak biasa.

Berikut ini jenis-jenis surat di Jepang:

  • Kartu pos (hagaki).
  • Amplop vertikal gaya Jepang.
  • Surat ekspres (sokutatsu yûbin).
  • Amplop surat terdaftar untuk mengirim uang (genkin shoryuyô no futo).
  • Paket/parsel (kozutsumi).

Selain mengirim barang atau surat melalui pos, sekarang ini banyak orang Jepang yang menggunakan jasa takuhaibin untuk mengirim paket. Dan biasanya takuhaibin dilayani di kombini, laundry dan sebagainya.

Mobile Phones dan PHS

Mobile phones adalah teknologi wireless berbasis telepon yang dapat digunakan baik di dalam dan di luar ruangan atau lebih dikenal dengan istilah keitai (HP) yang merupakan singkatan dari keitai denwa. Kira-kira 94,9% di bawah usia 29 tahun, 67,4% antara 30 tahun sampai 59 tahun dan 14,7% usia di atas 60 yang hidup sendiri mempunyai HP.

Rasio penggunaan mobile phones sekitar 75%. Kebanyakan orang Jepang mulai menggunakan mobile phones ketika mulai masuk SMA dan menghabiskan sekitar 6500 yen perbulannya. Hampir 95% dari siswa SMA yang memiliki mobile phones menggunakan layanan internet dan hampir 75% dari pemilik mobile phones mendownload ring tones dan screen savers dari internet.

Berdasarkan pada survei terkini, 10% dari pemilik mobile phones sering menggunakan mobile phones untuk internet shopping dan yang paling populer adalah membeli tiket konser dan teater.

HP di Jepang tidak dijual bebas dan hanya bisa dibeli di agen resmi. Ada tiga perusahaan provider resmi di Jepang, yaitu NTT Docomo, AUKDDI dan Sofbank. Untuk memiliki HP diperlukan beberapa persyaratan seperti  mengisi sejumlah formulir, rekening bank dan Kartu ID seperti SIM atau tôrokushomeisho (KTP untuk orang asing). Rekening bank diperlukan ketika melakukan kontrak karena pola pembayaran HP di Jepang umumnya menggunakan pasca bayar.

Ketika akan menggunakan HP diperlukan keiyaku atau kontrak dengan perusahaan provider. Dan biasanya setiap provider memiliki beberapa paket (puran) ketika keiyaku. Ada paket dengan biaya abonemennya murah tetapi ketika telepon mahal ataupun sebaliknya.

Pada waktu mengakhiri penggunaan HP pun harus melakukan kaiyaku (pembatalan atau menghentikan kontrak) dengan provider. Karena kalau tidak melakukan kaiyaku, rekening di bank akan terus dipotong untuk membayar abonemen. HP di Jepang pada umumnya murah bahkan ada yang gratis dan HP tersebut biasanya dikeluarkan oleh provider sehingga hanya dapat dipakai oleh provider tersebut saja. Provider menutup kerugian dari murahnya HP dengan biaya abonemen perbulannya sehingga ada provider yang memberlakukan kontrak minimal dua tahun.

Selain jenis HP di Jepang juga berkembang jenis PHS yang dioperasikan oleh J-Phone. PHS biasanya lebih murah dari HP tetapi daya jangkaunya terbatas. Penggunaan PHS pun semakin kesini semakin menurun.

Email

Email adalah komunikasi surat elektronik. Email menjadi populer dan merupakan salah satu instrumen penting dalam komunikasi di Jepang, karena email memungkinkan seseorang melakukan kontak dengan orang lain, setiap waktu dan dimana saja. Keuntungan dari email adalah tidak seperti mobile phones, email dapat diterima tanpa mengganggu kerja atau istirahat si penerima.

Internet

Internet merupakan computer to computer network yang terbesar di dunia. Internet menghubungakan seluruh negara di dunia. Internet tidak hanya digunakan untuk menukar informasi tetapi untuk aktivitas sehari-hari seperti bisnis dan belanja. Internet dapat mengirimkan informasi ke seluruh dunia dalam hitungan detik. Warnet atau warung internet tersedia juga di Jepang dengan istilah intānetto kafe.