Sekolah Ke Jepang

Sekolah Ke Jepang

Informasi Sekolah ke Jepang

Untuk memasuki sekolah ke Jepang baik sekolah menengah  atas dan universitas biasanya ditentukan dengan ujian masuk. Lulusan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas juga dapat masuk ke sekolah atau perguruan tinggi teknik atau kejuruan. Ada sekolah nasional yang dikelola oleh pemerintah pusat, sekolah umum yang dikelola oleh pemerintah pusat, sekolah umum yang dikelola oleh prefektur dan pemerintah setempat. Ada juga sekolah swasta yang dikelola oleh yayasan.

Mahasiswa asing yang menjadi mahasiswa di Jepang secara garis besar terbagi dua, yaitu mahasiswa asing dengan beasiswa pemerintah Jepang (koku ryûgakusei) dan mahasiswa asing dengan biaya sendiri (shihi ryûgakusei). Masa penerimaan mahasiswa baru biasanya berlangsung pada bulan April walau ada juga sebagian fakultas atau pasca sarjana yang menerima mahasiswa baru pada bulan Oktober.

Pada dasarnya untuk menjadi mahasiswa S-1 atau pasca sarjana di Jepang, para mahasiswa baru harus mengikuti ujian masuk yang biasanya diselenggarakan pada Februari dan September setiap tahunnya. Untuk menjadi mahasiswa peneliti atau reseach student (kenkyûsei) diperlukan rekomendasi dari profesor yang nantinya akan membimbing mahasiswa peneliti tersebut.

Sistem penerimaan mahasiswa baru bagi orang asing terbagi dua, yaitu menjadi mahasiswa S-1 regular dan mahasiswa peneliti (research student). Untuk masuk dan mengikuti perkuliahan program S-1 dan research student ini diperlukan kemampuan berbahasa Jepang yang baik karena sebagian besar kuliahnya berlangsung dalam bahasa Jepang. Jadi sebelum memutuskan menjadi mahasiswa S-1 harus mempelajari dan menguasai betul bahasa Jepang.

Ujian masuk universitas di Jepang biasanya dilaksanakan dengan menggabungkan beberapa metode seleksi diantaranya:

  • Seleksi dokumen.
  • Ujian akademik yang diselenggarakan oleh universitas yang bersangkutan.
  • Wawancara.
  • Ujian menulis esai.
  • Hasil ujian EJU (Examination fro Japanese University Admission for International Students).
  • Hasil ujian JLPT (Japanese Language Proficiency Test).

Ujian yang bisa diikuti di Indoensia adalah EJU (Examination for Japanese University Admission for International Students). EJU bertujuan untuk menilai kemampuan akademink dan kemampuan berbahasa Jepang mahasiswa asing yang berminat belajar di universitas di Jepang.

EJU diselenggarakan dua kali setiap tahun pada Juni dan November di 15 kota di Jepang dan 16 kota di luar Jepang yaitu:

  • India (New Delhi)
  • Indonesia (Jakarta dan Surabaya)
  • Korea Selatan (Seoul dan Bussan)
  • Srilangka (Colombo)
  • Singapura
  • Thailand (Bangkok)
  • Taiwan (Taipei)
  • Filipina (Manila)
  • Vietnam (Hanoi dan Ho Chi Minh)
  • Malaysia (Kuala Lumpur)
  • Myanmar (Yangon)
  • Mongolia (Ulan Bator)
  • Rusia (Vladivostok)

Mata ujian meliputi Japanese as a Foreign Language, Science (pilih dua mata ujian diantara fisika,kimia dan biologi), Japan & The World (ilmu pengetahuan tentang Jepang dan dunia), serta Mathematics bisa memilih Mathematics Course 1atau Mathematics Course 2.

Bahasa pengantar ujian menggunakan bahasa Jepang dan bahasa Inggris. Peserta memilih mata ujian dan bahasa pengantar ujian sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan universitas di Jepang yang dituju (kecuali mata ujian Japanese as a Foreign Language hanya dalam bahasa Jepang). Hasil EJU ini akan diberitahukan kepada pihak universitas yang dituju apabila ada permintaan dari pihak universitas tersebut.