Olahraga Tradisional Jepang

Olahraga Tradisional Jepang

Mengenal Olahraga Tradisional Jepang

Banyak macam olah raga dimainkan di Jepang, berikut ini beberapa olahraga tradisional Jepang.

Sumo

Sumo adalah olahraga nasional Jepang yang mempunyai sejarah lebih dari 1000 tahun. Pada zaman dahulu pertandingan sumo diselenggarakan sebagai cara untuk bersyukur atas panen dan pada berbagai upacara keagamaan lain. Hingga kini pun sumo tetap terkait dengan berbagai ritual.

Kebanyakan pegulat sumo beratnya antara 100 hingga 200 kilogram. Mereka bertanding di atas dohyô (ring) selebar 4,5 meter sampai salah satu terdorong keluar ring atau menyentuh lantai dengan salah satu bagian tubuhnya selain telapak kaki. Aturannya cukup sederhana tapi tekniknya tidak demikian. Teknik-teknik dalam sumo diantaranya yorikiri, oshidashi, hatakikomi, sotoake, uwatenage, shitatenage, tsuridashi, okuridashi, tottari. Pegulat sumo disebut rikishi. Dalam suatu pertandingan sumo ada yang disebut yokozuna, tsuyuharai. Yokozuna adalah juara bertahan dan tsuyuharai adalah penantangnya.

Azumo yaitu Asosiasi Sumo Jepang, menyelenggarakan enam turnamen sumo dalam satu tahun. Untuk tempatnya di Tokyo sekitar bulan Januari, Mei, September, di Osaka bulan Maret, Nagoya bulan Juli dan Fukuoka bulan November.

Judo

Judo dikembangkan sebagai seni bela diri samurai pada masa periode Edo (1600-1868). Pada awal periode Meiji (1868-1912) Kanô Jigoto tidak hanya menjadikan Judo sebagai olahraga tetapi mendanai kôdôkan jûdô (tempat latihan judo) sebagai tempat latihan yang fokus melatih kekuatan fisik dan mental. Judo sekarang merupakan olahraga kelas dunia dan menjadi olahraga olimpiade resmi pada Olimpiade Tokyo tahun 1964.

Kendo

Kendi merupakan seni bela diri modern yang menggunakan pedang. Kendo berasal dari kata “ken” yang berarti pedang dan “dô” yang berarti jalan. Jadi secara harfiah kendo adalah suatu jalan atau proses disiplin diri yang membentuk suatu pribadi samurai yang berani dan loyal. Kendo menggabungkan unsur-unsur bela diri, seni dan olahraga.

Peralatan yang digunakan dalam kendo seperti kendo gi (baju kendo) dan hakama, shinai (pedang dari bambu), bogu yang terdiri dari men (pelindung kepala), dan do (pelindung badan), kote (pelindung tangan) dan tare (pelindung paha dan kemaluan).

Kyudo

Kyudo adalah olahraga memanah yang telah dikembangkan sejak masa pra sejarah di Jepang. Olahraga ini bukan hanya untuk kompetisi tetapi ditujukan juga untuk melatih pikiran dan tubuh melalui konsentrasi.

Karate

Karate merupakan perpaduan seni beladiri tradisional negara Ryukyu (sekarang Okinawa) yang dipengaruhi oleh kungfu dari Cina. Pada dasarnya gerakan karate ada dua yaitu kata (penampilan sendiri) dan kumite (terdiri dari dua orang partisipan).

Aikido

Aikido berasal dari Jujutsu yaitu sebuah tradisi bela diri kuno yang turun-temurun hanya dimiliki oleh sebuah keluarga istana. Aikido merupakan seni bela diri dengan menggunakan tangan kosong sebagai senjata. Aikido didirikan oleh Ueshiba Morehei yang mempelajari seni bela diri klasik Jepang serta seni permainan pedang Jepang pada tahun 1800.

Ueshiba Morehei yang biasa disebut sebagai O-Sensei mempelajari ilmu Aiki ini dari Sokaku Takeda. Dengan bakat yang begitu besar Ueshiba Morehei telah menyebarkan muridnya ke seluruh dunia untuk memperkenalkan keindahan ilmu seni beladiri aikido ini.  Saat ini aikido telah berkembang ke 93 negara di Asia, Eropa, Amerika, Australia dan sebagian Afrika.